Back to top

Hot Info

Pengguna Facebook banyak tidak sadar kena "Hack", begini cara mengeceknya

Hot Info

Lacak Keberadaan Smartphone Android dari Perangkat Lain

Web Development

Perbedaan Web Developer, Web Design dan Webmaster

IT & Technology

Review Ultrabook Asus Zenbook Prime UX31A

IT & Technology

Rendahnya gaji tenaga kerja IT di Indonesia

Lifestyle

Jalan-jalan ala Backpacker

Tampilkan postingan dengan label Hot Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hot Info. Tampilkan semua postingan

Penyebab Komputer Mati Sendiri dan Hidup Lagi, Ini Cara Mengatasinya

 


Ada berbagai hal yang jadi penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi. Bisa karena faktor internal komputer itu sendiri, maupun eksternal. Pastinya ini mengganggu ya, apalagi kalau mau mengerjakan hal penting.Nah, kalau kejadian seperti ini berulang kali, kamu perlu memeriksanya. Kenali penyebab komputer mati sendiri yang dilansir dari berbagai sumber ini serta ketahui cara mengatasinya.


Penyebab Komputer Mati Sendiri dan Hidup Lagi


Keadaan Listrik Tidak Stabil

Bisa jadi penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi ini dikarenakan faktor eksternal yaitu arus listrik yang kamu pakai. Listrik yang nggak stabil bisa membuat komputer mati sendiri karena daya yang diterima juga jadi nggak stabil guys.

Kalau daya yang diterima komputer kurang, jadinya komponen yang ada nggak bisa bekerja sesuai prosinya. Sehingga komputer bisa mati sendiri. Kalau kejadian berulang dan terus-menerus bisa bikin rusak juga loh! Ada baiknya kamu pakai stabilizer untuk mengatasinya.


Overheat


Sudah terlalu sering mendengarnya kan? Yap, terlalu panas menjadi penyebab komputer mati sendiri yang paling sering terjadi. Hal ini dikarenakan rancangan prosesor untuk mematikan diri sendiri saat kepanasan.


Komponen Komputer Bermasalah

Ada juga yang dikarenakan kompunen komputer bermasalah. Misalnya di power supply, CGA, harddisk, RAM, prosesor atau bahkan motherboard. Penyebab komputer mati sendiri ini bisa dikarenakan masalah korsleting pada kompone-komponen komputernya.

Kayak misalnya di prosesor thermal pastenya sudah kering. Padahal ia memiliki peran untuk membuat prosesor tetap dingin. Itu kenapa kamu perlu melakukan pengecekan berkala dan menggantinya jika sudah kering guys.


Beban Kerja Komputer Terlalu Berat


Kalau komputer bekerja melampaui batas maksimumnya tanpa istirahat bisa menyebabkan overheat. Itu kenapa komputer juga bisa mati sendiri. Sebaiknya biarkan komputer beristirahat terlebih dulu, sekitar 1-2 jam. Setelah kembali dingin komponennya baru digunakan kembali.

Debu

Komputer yang kotor akibat debu menumpuk juga bisa jadi penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi. Biasanya debu-debu ini paling banyak menumpuk di kipas atau fan prosesor dan motherboard. Tapi juga di komponen lainnya.

Nah, debu-debu ini membuat aluran udara jadi terhambat. Sehingga pendingin komputer tidak bekerja maksimal dan komputer akan menjadi panas. Itu kenapa perlu membersihkan komputer secara rutin agar debu tidak menumpuk.


Program Crash


Masalah internal seperti program mengalami crash juga bisa menyebabkan komputer mati sendiri. Biasanya hal ini terjadi di pemasangan driver yang nggak sesuai sama hardware dan OS yang sudah dipasang di komputer. Cara mengatasinya bisa dengan uninstall program itu, lalu reinstall jika sudah menggunakan driver dan OS yang sesuai.


Virus

Yap, kemungkinan terakhir yang bisa jadi penyebab komputer mati sendiri adalah adanya serangan virus. Sebab bisa merusak sistem komputer hingga ia tidak bisa berjalan optimal. Nggak hanya itu saja, virus juga bisa menghisap penggunaan daya komputer loh! Penting banget nih buat punya antivirus dan melakukan pemindaian berkala secara menyeluruh.


Penyebab Komputer Mati Saat Booting



Kalau tadi sudah membahas beberapa penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi, sekarang hal yang terjadi saat booting. Kamu pernah mengalaminya nggak? Penyebab beberapa ada yang sama dengan sebelumnya, tapi bisa juga karena hal-hal ini.

1. Power supply yang rusak, biasanya dikarenakan korsleting listrik atau karena lonjakan daya listrik.

2. VGA yang bermasalah karena udara panas di dalam CPU.

3. Harddisk yang bermasalah, bisa karena sudah tua, korsleting listrik atau overheating.

Nah jadi itu tadi guys, beberapa faktor yang bisa jadi penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi atau bahkan saat booting. Semoga tips cara mengatasinya bisa membantu ya!


Sumber Artikel: Diadona.id













Aturan Gaji dan Upah Pekerja UMKM, Simak Ketentuan dan Cara Hitungnya

 


Aturan Gaji UMKM - Pernah dengar cerita dari sana dan sini, tentang pekerja atau karyawan di perusahaan kecil dan menengah yang kerja lebih dari 8 jam tapi dibayar rendah? Atau mereka yang bekerja lebih dari 8 jam namun tidak diberi upah lembur? Meski kabar-kabar ini kerap simpang siur, namun nyatanya dunia UMKM di Indonesia masih sedikit gagap tentang etika pembayaran gaji dan upah pada para pekerjanya. Hal ini bukan sepenuhnya salah teman-teman pemilik maupun pelaku bisnis. 

Aturan dasar mengenai upah dari pemerintah memang sudah ada, namun kadang belum sempat disosialisasikan dengan baik. Sementara upah lembur, tunjangan, dan insentif lainnya masih belum punya aturan baku. Alhasil, banyak UMKM yang salah kaprah menetapkan bayaran bagi para pekerjanya. Jika dibiarkan, kondisi ini tentu bisa bikin pekerja kita merugi.

Sebenarnya, berapa sih gaji yang layak untuk karyawan kita dalam sebulan? Dan bagaimana perhitungan upah yang tepat bagi pekerja harian atau proyekan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.


Aturan Gaji UMKM Dalam UU Cipta Kerja Terbaru

Akhir tahun lalu, Presiden Joko Widodo mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 2 Tahun 2022 atau yang juga umum disebut PerPpu Cipta Kerja Tahun 2022. Di dalamnya, pada Pasal 90, pemerintah menegaskan bahwa upah pekerja industri mikro dan kecil tidak diwajibkan mengikuti aturan yang disebutkan di Pasal 88, yaitu menggaji sesuai Upah Minimum Regional (UMR). Alih-alih, upah untuk pekerja usaha mikro dan kecil didasarkan pada kesepakatan bersama antara pemilik usaha dan karyawan yang bersangkutan.

Meski begitu, kita tidak boleh asal menentukan besarannya. Pemerintah juga mengeluarkan beberapa ketentuan yang harus digunakan pelaku UMKM dalam menentukan besaran gaji karyawan. Selain di Perppu Cipta Kerja Tahun 2022, ketentuan ini dipertegas lewat Peraturan Pemerintah (PP) No 36 Tahun 2021. Setidaknya, ada dua metode penentuan besaran gaji yang bisa kita gunakan sebagai acuan, yaitu:


1. 50% dari Rata-Rata Konsumsi Masyarakat Provinsi

Upah yang disepakati sekurang-kurangnya berjumlah sebesar 50 persen dari rata-rata konsumsi masyarakat di tingkat provinsi yang bersangkutan. Persentase dan nilai rata-rata konsumsi masyarakat mengacu pada data yang dikeluarkan oleh lembaga statistik yang berwenang, yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.

Misalnya, Pak Heru memiliki usaha di sektor pakaian jadi di DKI Jakarta dan ingin menggaji karyawan. Berdasarkan data BPS Tahun 2022, rata-rata pengeluaran konsumsi masyarakat di DKI Jakarta adalah 2,53 juta rupiah/kapita/bulannya. Maka perhitungan upah karyawan Pak Heru sesuai ketentuan nomor 1 adalah :

Upah Minimum Pekerja UMKM = 50% X Rata-rata konsumsi provinsi/kapita/bulan

Upah Minimum Pekerja UMKM = 50% X Rp 2.530.000,00 (DKI Jakarta)

Upah Minimum Pekerja Pak Heru = Rp 1.265.000,00


2. 25% di atas Garis Kemiskinan Provinsi

Nilai upah yang disepakati sekurang-kurangnya adalah 25 persen di atas garis kemiskinan tingkat provinsi. Karena bisnis Pak Heru berada di Jakarta, maka perhitungannya menggunakan garis kemiskinan penduduk DKI Jakarta sebagai acuan, yaitu di angka 738 ribu rupiah.

Upah Minimum : Angka garis kemiskinan provinsi + (25% X Angka Garis Kemiskinan Provinsi)

Upah Minimum : Rp 738.955 + (25% X Rp 738.955)

Upah Minimum : Rp 738.955 + Rp 184.739

Upah Minimum : Rp 923.694,00


Berdasarkan gabungan perhitungan dari dua ketentuan di atas, maka Pak Heru minimal harus mengupah pekerjanya sebesar Rp 1.265.000,00 atau Rp 923.694,00 setiap bulan. Haram hukumnya bagi usaha mikro dan kecil untuk menggaji karyawan mereka dengan besaran di bawah nominal tersebut di DKI Jakarta. Namun, tentu akan lebih baik lagi jika kita bisa menggaji karyawan setara dengan rata-rata konsumsi harian provinsi, yaitu Rp 2.530.000,00.


Aturan Gaji UMKM Berdasarkan Upah Minimum Regional

Selain membayar dengan perhitungan dan ketentuan yang diatur undang-undang, pemilik bisnis juga bisa memilih untuk membayar karyawannya sesuai ketentuan Upah Minimum Regional masing-masing provinsi. Hal ini terutama berlaku untuk bisnis skala menengah dengan omzet tahunan di atas 15 miliar rupiah. Misalnya saja, untuk Provinsi DKI Jakarta, UMR yang ditentukan pemerintahnya adalah 4,9 juta rupiah. Maka, sebesar itulah upah minimal yang harus dibayarkan untuk karyawan kita setiap bulannya.

Meski aturan ini tidak wajib untuk usaha skala kecil, namun mengupah pekerja kita sesuai UMR bisa berpengaruh besar terhadap kinerja dan kelancaran produksi usaha. Hal ini terutama berlaku pada UMKM yang tengah mencanangkan program ekspor. Pasalnya, mengupah karyawan di bawah standar yang ditentukan negara juga bisa membuat bisnis kita terlihat jelek di mata International Labour Organization yang mengawasi pemenuhan hak-hak karyawan dan buruh dalam kegiatan perdagangan global.


Aturan Upah UMKM untuk Pekerja Paruh Waktu

Selain karyawan tetap, pemilik bisnis kecil dan menengah juga umum menyewa tenaga pekerja paruh waktu atau disesuaikan dengan proyek yang tengah digarap. Untuk pekerja paruh waktu yang artinya termasuk pada golongan karyawan tidak tetap, kita harus membayar sesuai dengan kebijakan gaji perusahaan atau UMR daerah atau provinsi masing-masing. Apalagi jika bisnis kita termasuk skala menengah dengan omzet di atas 15 miliar per tahun yang memang wajib membayar pekerja sesuai UMR masing-masing.

Namun, karena tidak penuh waktu, kita bisa mengupah mereka sesuai dengan jumlah jam kerja atau hari kerja. Karenanya, ada dua jenis metode menghitung upah pekerja paruh waktu yang bisa kita gunakan, yaitu:

1. Upah Sesuai Hari Kerja

Misalnya, Pak Heru tengah menggarap proyek pembuatan seragam SDN 34 Jakarta. Untuk mengerjakannya, ia membutuhkan tambahan beberapa pekerja paruh waktu hingga proyeknya selesai dalam 10 hari. Maka, Pak Heru harus menggaji sesuai dengan besaran gaji per bulan yang telah ditentukan perusahaan dan dibagi 10 hari. Perhitungannya adalah:


2. Upah Sesuai Jam Kerja

Rumus perhitungannya lebih didasarkan pada UMR masing-masing daerah atau provinsi. Masih dalam kasus Pak Heru, jika masing-masing karyawan bekerja selama 6 jam per hari selama 10 hari, maka perhitungannya adalah:


Upah Lembur dan Pemenuhan Insentif Lainnya

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum memiliki pengaturan resmi tentang pemberian upah lembur, tunjangan hari raya, serta insentif lainnya bagi pekerja di industri kecil dan menengah. Sangat disayangkan mengingat beberapa tahun belakangan UMKM kerap digadang-gadang sebagai “tulang punggung perekonomian” di negara kita.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bahkan mengklaim bahwa pada tahun 2019, penyerapan tenaga kerja di sektor UMKM mencapai hampir 97 persen dari keseluruhan jumlah tenaga kerja di Indonesia. Namun, pencapaian yang besar ini akan terlihat kecil jika pemenuhan hak-hak dan kesejahteraan pekerjanya terus-menerus diabaikan.


Salah satu permasalahan yang harus dihindari adalah kecilnya pemberian upah lembur pada pekerja UMKM. Kendati belum ada aturan baku tentang hal ini, Perppu Cipta Kerja 2022 turut mengatur jumlah upah lembur untuk karyawan perusahaan besar, yaitu dengan menambah upah sesuai jam kerja tambahan yang mereka lakoni. Hal yang sama juga bisa diterapkan oleh UMKM jika karyawannya bekerja lebih dari 8 jam dalam sehari. Jumlah upah per jamnya didasarkan pada besaran gaji per bulan (bagi usaha mikro dan kecil) atau besaran UMR provinsi (bagi usaha skala menengah). Dengan begitu, karyawan terhindar dari eksploitasi dan merasa dipenuhi haknya dengan pembayaran yang layak.

Selain itu, meski tidak diwajibkan, pelaku UMKM juga bisa memenuhi hak karyawan dengan memberikan THR setiap tahunnya. Besaran THR bisa mengacu pada Perppu yang sama, yaitu sekurang-kurangnya 75 persen dari total penghasilan bulanan karyawan kita.

Selain dua hal di atas, ada pula bentuk kompensasi tidak langsung untuk karyawan yang belakangan wajib dimiliki di Indonesia, yaitu asuransi. Sahabat Wirausaha bisa mendaftarkan masing-masing karyawan tetap ke dalam program asuransi nasional, yaitu BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini telah diatur dalam UU No 24 Tahun 2011 mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Walaupun kita harus menyediakan budget khusus setiap bulannya, namun program ini nantinya bisa digunakan karyawan untuk berobat saat sakit atau jika mengalami kecelakaan kerja.

Pemenuhan hak-hak pekerja di industri kecil dan menengah Indonesia memang masih jauh dari kata sempurna. Meski begitu, pelaku UMKM pada prinsipnya selalu bisa mempertimbangkan kepatutan dalam menentukan upah karyawannya masing-masing. Karyawan yang sejahtera terbukti bisa lebih dedikatif dan loyal terhadap bisnis kita. Hasilnya, jalan untuk UMKM Naik Kelas pun akan semakin mudah dilalui.

Jadi, sudahkah kita memberikan upah yang layak hari ini?


Sumber Artikel: UKM Indonesia

Menelusuri Jejak E30, BMW Seri 3 yang Ngetop Karena Film "Catatan Si Boy"




Bagi Anda yang pernah melewati era tahun 80-an, Anda mungkin pernah merasakan zaman di mana  E30 BMW Seri 3 begitu digandrungi. Di Indonesia, fenomena demam otomotif buatan Jerman tersebut terjadi bukan tanpa alasan. Generasi yang pernah tumbuh dan besar di tahun 80-an pastinya tahu dengan film Catatan Si Boy yang sempat hits di masanya.

Berkisah tentang anak orang kaya, Boy yang dibintangi oleh Onky Alexander kerap berkendara dengan mobil kesayangannya yang berasal dari tipe ini. Sejak saat itu, E30 BMW Seri 3 tersebut bak sebuah identitas baru bagi anak muda gedongan terutama di kota-kota besar. Pesonanya saat melewati jalanan mampu menyita perhatian banyak orang yang begitu mengidamkannya.

Terlepas dari film yang membesarkan namanya di Indonesia, E30 BMW Seri 3 boleh dibilang sebagai salah satu sedan paling sukses yang pernah diluncurkan oleh produsen asal Negeri Bavarian tersebut. Kemunculannya bahkan disebut-sebut sebagai pesaing dari Mercedes Benz 190E atau yang akrab dikenal dengan “Baby Benz”. Diproduksi pada tahun 1982 hingga 1984, sedan kelas entry-level ini begitu meledak di pasaran dengan penjualan lebih dari 2,3 juta unit di seluruh dunia.

Pada awal kemunculannya mobil ini memiliki wujud bodi yang berbeda-beda. Sebelumnya, model dua pintu (coupe) merupakan wujud dari bodi pertamanya. Model coupe disadur karena E30 BMW Seri 3 pada mulanya memang dimaksudkan sebagai penerus dari E21 yang diproduksi pada tahun 1975 hingga 1983.

Selang satu tahun kemudian, BMW mulai memperkenalkan jenis sedan dengan empat pintu. Setelahnya, E30 muncul dengan versi atap yang bisa dilipat atau convertible pada tahun 1985. Menyusul versi estate (touring) pada tahun 1987 yang khas karena bagian ekor atapnya terlihat menyatu dengan bagasi.

Pada tahun 1987, BMW mengeluarkan sentuhan pembaharuan jenis ini melaui Major Facelift E30. Penyegaran ini membuatnya disebut sebagai Seri 2. Tak terlalu berbeda dengan model sebelumnya, meski begitu beberapa bagian terlihat mengalami perubahan. Salah satunya adalah mesin M10 4-silinder yang diganti menjadi M40. Penipisan pada bumper depan, serta peniadaan aksen chrome membuatnya memiliki eksterior yang tampak anyar.

Selain itu, Major Facelift E30 BMW Seri 3 sudah menganut model proyektor pada bagian lampu utamanya sehingga membuat pantulan cahaya dari lampu bohlam dapat menyorot dengan lebih fokus. Terdapat pula fitur fog lamp untuk membantu pengendara menyusuri jalanan berkabut. Fog lamp tidak hanya sebatas berfungsi sebagai penerang kabut saja, tetapi juga dapat menambah ketajaman visibilitas bila dipakai berkendara malam hari.

Mengulas kembali keterkaitannya dengan film Catatan si Boy. Euforianya boleh dibilang hampir bersamaan saat mobil tersebut masuk ke Indonesia. Mempergunakan BMW 318i E30 hijau miliknya, Boy kerap memperagakan sejumlah adegan aksi maneuver seperti menukik.

Tak bisa dipungkiri, melalui peran film inilah penjualannya begitu meroket di Indonesia. Tak hanya itu, sedan ini juga berhasil mengukuhkan keberadaannya sebagai kendaraan yang memiliki kemampun khusus sport.

Performanya yang mengesankan tidaklah mengherankan mengingat mobil rancangan Claus Luthe ini memang diciptakan dengan konsep ultimate driving machine. Kalimat tersebut mengacu pada mesinnya yang memang dibuat sedemikian rupa agar begitu bertenaga saat dipacu. Akrab dikenal sebagai M40, hingga saat ini keberadaannya masih menggoda banyak orang untuk meminangnya.

Dengan kapasitas mesin 1.800 cc, mesin 4 silinder dan 8 katup, M40 memang dikenal memiliki mesin yang sangat bandel di zamannya. Kendaraan roda empat ini mampu melaju dengan tenaga maksimal 150Hp @5.800 RPM dan torsi 145 Nm @4,500 RPM. Mobil ini bahkan dilengkapi dengan bahan bakar jenis injeksi yang membuatnya lebih irit.

Tampilannya juga terbilang sangat sporty jika dilihat dari dimensinya yang cocok untuk melesat di jalanan. Mobil ini juga khas dengan 4 buah mata lampu dan grille khas BMW pada bagian depannya.

Saking tinggi peminatnya, untuk mendapatkan mobil ini dalam kondisi bagus bukanlah perkara mudah. Bukan hanya orang biasa yang sulit mendapatkannya, bahkan sekelas rumah produksi juga sulit untuk mendapatkannya. Pada tahun 2011 lalu, nostalgia Catatan si Boy kembali dibangkitkan dengan judul Catatan (Harian) si Boy. Demi memenuhi tuntutan kesempurnaan jalan cerita, pihak produksi mengupayakan berbagai cara untuk menemukan mobil legendaris tersebut.

Namun disebabkan sulit untuk menemukannya dalam kondisi prima, tercetus ide untuk mengakalinya dengan modifikasi tumpang tindih. Hal tersebut dilakukan dengan menggabungkan beberapa bagian dari tiga jenis BMW 318i, sehingga lahirlah mobil baru yang sangat mirip dengan milik Boy di tahun 1987.

Namun dibalik kelebihannya, E30 BMW Seri 3 ini juga memiliki sejumlah kekurangan, seperti rendahnya ground clearance sehingga rawan berbenturan saat menemui jalan berlubang. Akan tetapi, kekurangan tersebut tidaklah fatal karena masih dapat disiasati dengan sejumlah pembenahan di beberapa bagian. Selain itu, ukuran kabin yang kurang leluasa adalah salah satu hal yang paling disayangkan oleh para peminat mobil ini.

Tak hanya Catatan si Boy, jejak kesuksesan BMW E30 bahkan bisa terlihat dari film-film yang diproduksi sudahannya, seperti film Cradle of Fear (2001), Acid Factory (2009), dan Death Hunter (2010). Andre Taulany merupakan salah satu ARTIS Tanah Air yang pernah ikut memburu mobil ini sebagai koleksi.

Sumber Artikel: mobilretroklasik.com


10 Industri yang paling terdampak oleh Covid-19



Seperti yang kita ketahui sejak terjadinya pandemi, efek berkelanjutan dari virus corona (COVID-19) masih terlihat secara luas dan berdampak signifikan pada sejumlah industri. Penyakit mirip pneumonia yang rentan menular ini hanya baik bagi beberapa bisnis, sebagian besar menawarkan produk dan layanan perawatan kesehatan, sementara banyak lainnya, dari maskapai penerbangan dan hotel hingga pusat kebugaran, telah terpukul keras. Rantai pasokan telah terganggu, pengangguran meningkat, dan masalah kesehatan masyarakat meningkat di banyak negara.

Selain berimplikasi serius bagi kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan, virus corona (COVID-19) berdampak signifikan pada semua bisnis, khususnya di Indonesia. Terlepas dari penerapan kebijakan oleh pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya dan penurunan suku bunga mendekati nol, pandemi masih mempengaruhi banyak industri. 

Pangsa penjualan ritel internet turun setelah toko dibuka kembali pada bulan Juni tetapi proporsinya meningkat lagi pada bulan Oktober. Sejauh mana pergeseran struktural dalam perilaku konsumen masih harus dilihat. Sementara beberapa bagian dari industri ritel pulih setelah pembatasan dilonggarkan, di bagian lain, penutupan sementara memiliki efek yang berlangsung setelah penguncian Inggris pertama.

Layanan yang berhubungan dengan konsumen telah bangkit kembali sampai batas tertentu, tetapi mereka tetap jauh lebih kecil daripada di bulan paruh pertama 2020. Pada tahap ini, sulit untuk memisahkan kehilangan output sementara, yang disebabkan oleh pembatasan virus corona, dari perubahan perilaku jangka panjang yang dapat mempengaruhi industri selama tahun-tahun yang akan datang.

Penjual yang mengandalkan pelanggan untuk dapat mengunjungi toko mereka – daripada menjual secara online – mengalami penurunan besar setelah mereka diperintahkan untuk menutup pintu. Namun, untuk beberapa lainnya, pelanggan kembali dengan perdagangan kembali ke tingkat sebelum pandemi dan meningkat lebih lanjut, didorong oleh orang-orang yang masih menghabiskan lebih banyak waktu di rumah daripada sebelumnya.

Namun, di Indonesia, terdapat beberapa industri yang hingga kini, memasuki paruh pertama tahun 2021, masih dikategorikan sebagai industri paling terdampak COVID-19. Industri ini diprediksi akan terus mengalami kesulitan dan memerlukan waktu pemulihan yang cukup panjang. Artikel ini akan membahas 10 industri teratas yang mengalami dampak paling besar akibat pandemi COVID-19.

1. Film dan Produksi TV

Film dan produksi TV adalah perusahaan yang rentan terdampak Covid-19. Jadi tentu saja banyak produksi film dan TV yang terhenti. Apalagi peredaran film tersendat karena semua bioskop tutup, festival/penghargaan pun dibatalkan.

Ambil contoh pada industri film Mandarin, misalnya, mengalami kerugian sekitar US $ 2 miliar pada Maret lalu karena film tidak tayang pada tahun baru China. Hollywood Tekor sekitar US $ 5 miliar di bulan yang sama. 

Selain produksi yang terhenti, penayangan yang tidak mungkin didistribusikan bioskop juga tidak mungkin. Penyebaran yang amat rentan pada tempat-tempat pusat keramaian, salah satunya mal tempat bioskop berada, membuat industri ini mengalami kesulitan yang hingga kini belum ada solusi pastinya. Karena pemulihan bioskop akan memakan waktu lama, industri semakin mengandalkan distribusi digital streaming.

2. Money Changer

Bisnis money changer juga sepi di tengah pandemi. Ini karena perjalanan antar negara dibatasi. Jadi, banyak orang tidak perlu menukar uang. Pembatasan wilayah yang memicu penurunan angka penerbangan dan angka pariwisata menekan industri ini karena sama sekali tidak memberikan pendapatan. Begitu turis tidak datang ke sektor pariwisata, pendapatan para pengusaha langsung turun bahkan nol karena tidak ada lagi turis yang menukar uang. Kebijakan yang juga terus berubah karena kondisi yang tidak pasti membuat industri ini terseok-seok untuk bertahan.

3. Hotel

Banyak hotel yang terpaksa harus gulung tikar karena tidak ada tamu yang menginap. Berdasarkan data resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada awal April lalu, jumlah hotel yang ditutup sementara akibat COVID-19 sudah mencapai 1.500 hotel di seluruh Indonesia.

Tingkat hunian hotel telah jatuh jauh di bawah rata-rata musiman di seluruh Indonesia. Tingkat hunian negara secara keseluruhan telah turun menjadi 30 hingga 40 persen sejak wabah dimulai pada awal Januari, di bawah rata-rata musim sepi biasa 50 hingga 60 persen, dengan beberapa hotel turun hingga 20 persen setelah Indonesia mengumumkan kasus pertamanya pada 2 Maret.

Pemulihan sektor pariwisata akan memakan waktu yang cukup lama. Menurut World Travel & Tourism Council (WTTC), industri ini baru akan pulih dalam 10 bulan ke depan. Sementara itu, Ekonomi Pariwisata memprediksikan akan lebih lama lagi, hingga 2022.

4. Maskapai Penerbangan

Maskapai penerbangan merupakan salah satu industri yang sudah diduga akan mendapatkan dampak yang sangat besar. Maskapai penerbangan Indonesia telah mengalami penurunan drastis dalam jumlah penumpang sejak awal Maret, mendorong banyak orang untuk mengambil langkah-langkah efisiensi dan memberhentikan karyawan mereka. Dengan pembatasan wilayah, larangan perjalanan, dan banyak kebijakan lainnya, industri ini harus terus bertahan hidup dengan sulitnya.

Maskapai penerbangan merupakan industri yang paling pertama mendapatkan dampak pandemi ini karena merupakan salah satu akses penyebaran COVID-19 yang meliputi jarak yang luas.

Berdasarkan analisis dari spglobal.com, industri yang paling terkena dampak adalah industri Maskapai Penerbangan. Alasan utama mengapa industri ini terdampak meliputi: penghentian lalu lintas udara secara massal, penutupan perbatasan, dan kebijakan tempat penampungan di seluruh dunia, yang semuanya telah menyebabkan dampak yang merugikan pada kinerja stok dan meningkatkan kekhawatiran tentang potensi kelangsungan hidup beberapa Maskapai.

5. Agen Travel

Destinasi liburan populer di Indonesia bergulat dengan pembatalan ratusan ribu wisatawan, hingga merugi hingga triliunan rupiah. Mirip dengan maskapai penerbangan, dengan penerbangan yang sudah dijamin menurun, agen travel juga akan lenyap secara perlahan. Pandemi ini membuat banyak orang tidak dapat melakukan pariwisata, sehingga pemesanan tiket pun menurun. Turunnya pemesanan tiket tentu berujung pada angka pariwisata yang anjlok. Agen travel harus terus kreatif mencari cara bertahan di masa yang sulit ini.

6. Salon

Mengunjungi salon, tempat kecantikan, atau barbershop membutuhkan kita untuk melepas alat proteksi diri dari virus. hal ini membuat seseorang menjadi lebih rentan dan terekspos terhadap virus. Untuk beberapa waktu, industri ini pun berada dalam posisi yang sulit karena banyak orang yang tidak berani datang.

Selain itu, anjuran dan kebijakan pemerintah yang membuat orang-orang untuk tetap di rumah saja juga membuat mereka malas melakukan kegiatan di salon. Apalagi, kebutuhan akan salon atau barbershop ini bukan suatu keperluan yang amat mendesak dan bukan kebutuhan primer.

7. Properti

Penjualan properti akan lesu karena pendapatan masyarakat menurun. Jadi, banyak orang berpikir ulang untuk membeli properti. Kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat tentu membuat banyak orang berpikir ulang untuk menghabiskan uang pada industri ini. Selain membutuhkan uang yang banyak pula, industri ini juga membuat kita harus keluar rumah dan beraktivitas diluar, yang mana bukan sesuatu yang dianjurkan pada masa ini.

Industri ini pun harus siap mengalami kemunduran karena customer behavior yang selalu berubah-ubah pada pandemi ini.

8. Wedding Organizer

Dengan larangan untuk berkerumun, banyak orang yang menunda pelaksanaan resepsi pernikahan. Banyak pasangan yang akhirnya menunda pernikahan mereka, ada juga yang batal dan mengundurnya hingga waktu yang tidak dapat ditentukan.

Banyak juga pasangan yang memilih untuk membuat pernikahan yang lebih sederhana agar tidak merogoh kocek berlebihan pada masa pandemi yang membuat keadaan ekonomi menjadi rentan dan tidak pasti. Karena pernikahan sekarang dibuat lebih sederhana tanpa perlu resepsi, peran wedding organizer kini menjadi tidak lagi diperlukan.

Begitu pula industri yang berkaitan dengan hal ini, yaitu sewa gedung/venue pernikahan. Industri ini mengalami keanjlokan parah karena banyak pembatalan akibat kebijakan-kebijakan yang terus berubah-ubah.

9. Mall

Bisnis mall membutuhkan kerumunan orang. Itulah sebabnya pusat perbelanjaan termasuk sektor yang paling terdampak COVID-19. Sebelum pandemi, pusat perbelanjaan sudah terpengaruh oleh belanja online. Untungnya, mal dengan cepat beradaptasi menjadi tujuan rekreasi, hiburan, dan kuliner.

Namun, dengan social distancing dan peraturan PSBB, mall-mall tersebut kini praktis tutup, hanya membuka supermarket dan menjual barang kebutuhan pokok. Mal butuh waktu untuk memulihkan diri karena keramaian adalah “jantung” operasi bisnis ini.

Setelah pandemi, mall akan berbeda dari sebelumnya. Dengan semakin sadar akan social distance masyarakat, keramaian, termasuk keramaian, akan selalu dihindari di mall. Mall akan normal sepenuhnya jika vaksin sudah ditemukan dan digunakan oleh semua orang.

10. Pusat Kebugaran/Tempat Fitness

Pusat kebugaran atau studio kebugaran dan gym termasuk yang paling terpengaruh oleh pandemi, karena mereka rentan menularkan Covid-19. Aktivitas di ruang tertutup, kontak fisik, dan terutama berbagi peralatan fitnes yang digunakan bersama akan menjadi media transmisi yang sangat mudah. Selain itu, aktivitas olahraga yang tidak nyaman jika menggunakan masker juga akan membuat orang-orang rentan.

Banyak studio kebugaran dan gym di seluruh dunia tutup. Dan sebagai usaha bertahan hidup, pengelola menawarkan kelas kebugaran secara daring. Tentu, seperti yang diprediksi banyak ahli, proses pemulihan industri ini akan berlangsung lama. Sementara, industri yang menyediakan alat kebugaran di rumah akan berkembang pesat.

Apa yang dapat Anda lakukan sekarang untuk membantu menyelamatkan bisnis Anda? Salah satu solusinya adalah mengubah toko offline Anda menjadi online. Karantina tidak berarti bisnis juga harus dikarantina. Dengan mengubah toko offline menjadi online, Anda tetap dapat menjalankan bisnis dan melakukan transaksi online dengan pelanggan.

Sumber Artikel: https://taptalk.io/blog/10-industri-yang-paling-terdampak-oleh-covid-19/




Apa yang dimaksud pandemi virus Corona (Covid-19) ?


WHO (World Health Organization atau Badan Kesehatan Dunia) secara resmi mendeklarasikan virus corona (COVID-19) sebagai pandemi pada tanggal 9 Maret 2020. Artinya, virus corona telah menyebar secara luas di dunia. Istilah pandemi terkesan menakutkan tapi sebenarnya itu tidak ada kaitannya dengan keganasan penyakit tapi lebih pada penyebarannya yang meluas. Ingat, pada umumnya virus corona menyebabkan gejala yang ringan atau sedang, seperti demam dan batuk, dan kebanyakan bisa sembuh dalam beberapa minggu. Tapi bagi sebagian orang yang berisiko tinggi (kelompok lanjut usia dan orang dengan masalah kesehatan menahun, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau diabetes), virus corona dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Kebanyakan korban berasal dari kelompok berisiko itu. Karena itulah penting bagi kita semua untuk memahami cara mengurangi risiko, mengikuti perkembangan informasi dan tahu apa yang dilakukan bila mengalami gejala. Dengan demikian kita bisa melindungi diri dan orang lain.