Back to top

Hot Info

Pengguna Facebook banyak tidak sadar kena "Hack", begini cara mengeceknya

Hot Info

Lacak Keberadaan Smartphone Android dari Perangkat Lain

Web Development

Perbedaan Web Developer, Web Design dan Webmaster

IT & Technology

Review Ultrabook Asus Zenbook Prime UX31A

IT & Technology

Rendahnya gaji tenaga kerja IT di Indonesia

Lifestyle

Jalan-jalan ala Backpacker

Aturan Gaji dan Upah Pekerja UMKM, Simak Ketentuan dan Cara Hitungnya

 


Aturan Gaji UMKM - Pernah dengar cerita dari sana dan sini, tentang pekerja atau karyawan di perusahaan kecil dan menengah yang kerja lebih dari 8 jam tapi dibayar rendah? Atau mereka yang bekerja lebih dari 8 jam namun tidak diberi upah lembur? Meski kabar-kabar ini kerap simpang siur, namun nyatanya dunia UMKM di Indonesia masih sedikit gagap tentang etika pembayaran gaji dan upah pada para pekerjanya. Hal ini bukan sepenuhnya salah teman-teman pemilik maupun pelaku bisnis. 

Aturan dasar mengenai upah dari pemerintah memang sudah ada, namun kadang belum sempat disosialisasikan dengan baik. Sementara upah lembur, tunjangan, dan insentif lainnya masih belum punya aturan baku. Alhasil, banyak UMKM yang salah kaprah menetapkan bayaran bagi para pekerjanya. Jika dibiarkan, kondisi ini tentu bisa bikin pekerja kita merugi.

Sebenarnya, berapa sih gaji yang layak untuk karyawan kita dalam sebulan? Dan bagaimana perhitungan upah yang tepat bagi pekerja harian atau proyekan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.


Aturan Gaji UMKM Dalam UU Cipta Kerja Terbaru

Akhir tahun lalu, Presiden Joko Widodo mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 2 Tahun 2022 atau yang juga umum disebut PerPpu Cipta Kerja Tahun 2022. Di dalamnya, pada Pasal 90, pemerintah menegaskan bahwa upah pekerja industri mikro dan kecil tidak diwajibkan mengikuti aturan yang disebutkan di Pasal 88, yaitu menggaji sesuai Upah Minimum Regional (UMR). Alih-alih, upah untuk pekerja usaha mikro dan kecil didasarkan pada kesepakatan bersama antara pemilik usaha dan karyawan yang bersangkutan.

Meski begitu, kita tidak boleh asal menentukan besarannya. Pemerintah juga mengeluarkan beberapa ketentuan yang harus digunakan pelaku UMKM dalam menentukan besaran gaji karyawan. Selain di Perppu Cipta Kerja Tahun 2022, ketentuan ini dipertegas lewat Peraturan Pemerintah (PP) No 36 Tahun 2021. Setidaknya, ada dua metode penentuan besaran gaji yang bisa kita gunakan sebagai acuan, yaitu:


1. 50% dari Rata-Rata Konsumsi Masyarakat Provinsi

Upah yang disepakati sekurang-kurangnya berjumlah sebesar 50 persen dari rata-rata konsumsi masyarakat di tingkat provinsi yang bersangkutan. Persentase dan nilai rata-rata konsumsi masyarakat mengacu pada data yang dikeluarkan oleh lembaga statistik yang berwenang, yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.

Misalnya, Pak Heru memiliki usaha di sektor pakaian jadi di DKI Jakarta dan ingin menggaji karyawan. Berdasarkan data BPS Tahun 2022, rata-rata pengeluaran konsumsi masyarakat di DKI Jakarta adalah 2,53 juta rupiah/kapita/bulannya. Maka perhitungan upah karyawan Pak Heru sesuai ketentuan nomor 1 adalah :

Upah Minimum Pekerja UMKM = 50% X Rata-rata konsumsi provinsi/kapita/bulan

Upah Minimum Pekerja UMKM = 50% X Rp 2.530.000,00 (DKI Jakarta)

Upah Minimum Pekerja Pak Heru = Rp 1.265.000,00


2. 25% di atas Garis Kemiskinan Provinsi

Nilai upah yang disepakati sekurang-kurangnya adalah 25 persen di atas garis kemiskinan tingkat provinsi. Karena bisnis Pak Heru berada di Jakarta, maka perhitungannya menggunakan garis kemiskinan penduduk DKI Jakarta sebagai acuan, yaitu di angka 738 ribu rupiah.

Upah Minimum : Angka garis kemiskinan provinsi + (25% X Angka Garis Kemiskinan Provinsi)

Upah Minimum : Rp 738.955 + (25% X Rp 738.955)

Upah Minimum : Rp 738.955 + Rp 184.739

Upah Minimum : Rp 923.694,00


Berdasarkan gabungan perhitungan dari dua ketentuan di atas, maka Pak Heru minimal harus mengupah pekerjanya sebesar Rp 1.265.000,00 atau Rp 923.694,00 setiap bulan. Haram hukumnya bagi usaha mikro dan kecil untuk menggaji karyawan mereka dengan besaran di bawah nominal tersebut di DKI Jakarta. Namun, tentu akan lebih baik lagi jika kita bisa menggaji karyawan setara dengan rata-rata konsumsi harian provinsi, yaitu Rp 2.530.000,00.


Aturan Gaji UMKM Berdasarkan Upah Minimum Regional

Selain membayar dengan perhitungan dan ketentuan yang diatur undang-undang, pemilik bisnis juga bisa memilih untuk membayar karyawannya sesuai ketentuan Upah Minimum Regional masing-masing provinsi. Hal ini terutama berlaku untuk bisnis skala menengah dengan omzet tahunan di atas 15 miliar rupiah. Misalnya saja, untuk Provinsi DKI Jakarta, UMR yang ditentukan pemerintahnya adalah 4,9 juta rupiah. Maka, sebesar itulah upah minimal yang harus dibayarkan untuk karyawan kita setiap bulannya.

Meski aturan ini tidak wajib untuk usaha skala kecil, namun mengupah pekerja kita sesuai UMR bisa berpengaruh besar terhadap kinerja dan kelancaran produksi usaha. Hal ini terutama berlaku pada UMKM yang tengah mencanangkan program ekspor. Pasalnya, mengupah karyawan di bawah standar yang ditentukan negara juga bisa membuat bisnis kita terlihat jelek di mata International Labour Organization yang mengawasi pemenuhan hak-hak karyawan dan buruh dalam kegiatan perdagangan global.


Aturan Upah UMKM untuk Pekerja Paruh Waktu

Selain karyawan tetap, pemilik bisnis kecil dan menengah juga umum menyewa tenaga pekerja paruh waktu atau disesuaikan dengan proyek yang tengah digarap. Untuk pekerja paruh waktu yang artinya termasuk pada golongan karyawan tidak tetap, kita harus membayar sesuai dengan kebijakan gaji perusahaan atau UMR daerah atau provinsi masing-masing. Apalagi jika bisnis kita termasuk skala menengah dengan omzet di atas 15 miliar per tahun yang memang wajib membayar pekerja sesuai UMR masing-masing.

Namun, karena tidak penuh waktu, kita bisa mengupah mereka sesuai dengan jumlah jam kerja atau hari kerja. Karenanya, ada dua jenis metode menghitung upah pekerja paruh waktu yang bisa kita gunakan, yaitu:

1. Upah Sesuai Hari Kerja

Misalnya, Pak Heru tengah menggarap proyek pembuatan seragam SDN 34 Jakarta. Untuk mengerjakannya, ia membutuhkan tambahan beberapa pekerja paruh waktu hingga proyeknya selesai dalam 10 hari. Maka, Pak Heru harus menggaji sesuai dengan besaran gaji per bulan yang telah ditentukan perusahaan dan dibagi 10 hari. Perhitungannya adalah:


2. Upah Sesuai Jam Kerja

Rumus perhitungannya lebih didasarkan pada UMR masing-masing daerah atau provinsi. Masih dalam kasus Pak Heru, jika masing-masing karyawan bekerja selama 6 jam per hari selama 10 hari, maka perhitungannya adalah:


Upah Lembur dan Pemenuhan Insentif Lainnya

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum memiliki pengaturan resmi tentang pemberian upah lembur, tunjangan hari raya, serta insentif lainnya bagi pekerja di industri kecil dan menengah. Sangat disayangkan mengingat beberapa tahun belakangan UMKM kerap digadang-gadang sebagai “tulang punggung perekonomian” di negara kita.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bahkan mengklaim bahwa pada tahun 2019, penyerapan tenaga kerja di sektor UMKM mencapai hampir 97 persen dari keseluruhan jumlah tenaga kerja di Indonesia. Namun, pencapaian yang besar ini akan terlihat kecil jika pemenuhan hak-hak dan kesejahteraan pekerjanya terus-menerus diabaikan.


Salah satu permasalahan yang harus dihindari adalah kecilnya pemberian upah lembur pada pekerja UMKM. Kendati belum ada aturan baku tentang hal ini, Perppu Cipta Kerja 2022 turut mengatur jumlah upah lembur untuk karyawan perusahaan besar, yaitu dengan menambah upah sesuai jam kerja tambahan yang mereka lakoni. Hal yang sama juga bisa diterapkan oleh UMKM jika karyawannya bekerja lebih dari 8 jam dalam sehari. Jumlah upah per jamnya didasarkan pada besaran gaji per bulan (bagi usaha mikro dan kecil) atau besaran UMR provinsi (bagi usaha skala menengah). Dengan begitu, karyawan terhindar dari eksploitasi dan merasa dipenuhi haknya dengan pembayaran yang layak.

Selain itu, meski tidak diwajibkan, pelaku UMKM juga bisa memenuhi hak karyawan dengan memberikan THR setiap tahunnya. Besaran THR bisa mengacu pada Perppu yang sama, yaitu sekurang-kurangnya 75 persen dari total penghasilan bulanan karyawan kita.

Selain dua hal di atas, ada pula bentuk kompensasi tidak langsung untuk karyawan yang belakangan wajib dimiliki di Indonesia, yaitu asuransi. Sahabat Wirausaha bisa mendaftarkan masing-masing karyawan tetap ke dalam program asuransi nasional, yaitu BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini telah diatur dalam UU No 24 Tahun 2011 mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Walaupun kita harus menyediakan budget khusus setiap bulannya, namun program ini nantinya bisa digunakan karyawan untuk berobat saat sakit atau jika mengalami kecelakaan kerja.

Pemenuhan hak-hak pekerja di industri kecil dan menengah Indonesia memang masih jauh dari kata sempurna. Meski begitu, pelaku UMKM pada prinsipnya selalu bisa mempertimbangkan kepatutan dalam menentukan upah karyawannya masing-masing. Karyawan yang sejahtera terbukti bisa lebih dedikatif dan loyal terhadap bisnis kita. Hasilnya, jalan untuk UMKM Naik Kelas pun akan semakin mudah dilalui.

Jadi, sudahkah kita memberikan upah yang layak hari ini?


Sumber Artikel: UKM Indonesia

Pilih Pekerjaan Atau Orangtua?

Work or Family

Semua orangtua pasti berharap anak-anaknya sukses. Selalu dapat nilai yang bagus saat sekolah, bisa diterima di PTN-PTS ternama, lulus kuliah dengan IPK tinggi, langsung dapat pekerjaan mapan di perusahaan yang bonafid dengan gaji besar, ketemu jodoh yang berasal dari keluarga terpandang kemudian menikah dan hidup bahagia. Siapa sih yang ga mau?? But life isn't that perfect. Dan itu yang gue alami.

Selesai kuliah gue ngerasain banget yang namanya susahnya cari kerja. Banyak perusahaan dan orang2 yang pernah mewawancarai gue bilang kalo background pendidikan gue ga sesuai dengan minat dan bakat gue, dan itu yang bikin gue selalu gagal cari pekerjaan yang sesuai dengan background pendidikan gue. Gue berakhir dengan ambil beberapa pekerjaan yang sama sekali jauh dari pendidikan gue di bidang hukum, itupun ga berlangsung lama karena idealisme gue terlalu tinggi untuk bertahan di tempat kerja yang suasana dan orang2nya ga bikin gue nyaman. Gue pernah menolak pekerjaan di salah 1 perusahaan walaupun gajinya lumayan dan kantornya dekat dengan rumah gue hanya karena gue mendengar si calon atasan mengeluarkan dirty jokes saat ngomong dengan karyawan lainnya, yang menurut gue hal itu sangat ga pantas diucapkan di kantor sekalipun suasananya akrab.

Sampai detik ini, sudah hampir 3 taun gue berstatus sebagai pengangguran. Dengan status jobless itu sudah banyak hal2 ga enak yang gue alamin. Mulai dari pihak keluarga sampai orang2 yang ga gue kenal banyak yang memandang gue sebelah mata karena status jobless itu. Sampai akhirnya gue berhasil bertahan dan ga malu dengan status jobless tersebut karena 1 alasan. Kondisi kesehatan bokap. Semenjak bokap sakit2an dan sering keluar masuk RS, gue akhirnya memutuskan untuk berhenti apply lamaran dan stay dirumah untuk jagain bokap. Dengan pilihan itu ternyata justru lebih banyak omongan miring yang masuk. Kok bisa2nya ya orangtua sakit tapi malah enak2an dirumah ga cari kerja?? Ga malu apa udah umur segitu tapi masih nganggur, apalagi bapaknya sakit2an gitu, kerja kek daripada dirumah doang!! 

Pernah ada beberapa orang yang menawari gue pekerjaan dengan berbagai macam alasan. Mulai dari yang cuma kasian sama gue, sampe yang motifnya terselubung untuk menaikkan jabatannya dengan merekrut orang baru. Semua tawaran itu berakhir dengan penolakan gue. Mereka kemudian menyebut gue sebagai orang yang sombong dan ga tau diri karena menolak tawaran mereka. Silahkan cap gue sesukanya, tapi gue punya idealisme sendiri yang harus anda hormati.

Ada saat dimana nyokap malu sama keadaan gue yang jobless. Jujur gue pun pernah merasa minder dengan status jobless itu. Gimana engga, hampir semua orang yang bertanya soal pekerjaan gue berakhir dengan mencibir ataupun mengasihani keadaan gue. Sudah banyak perkataan dan perbuatan ga enak dari mereka yang gue terima karena status jobless gue.

Sampai akhirnya gue meyakinkan nyokap agar tutup kuping sama semua omongan ga enak orang2. Gue buktiin ke nyokap kalo tanpa pekerjaan kantoran pun gue masih bisa dapet rezeki. Dan nyokap sekarang jadi bisa sama cueknya seperti gue menghadapi orang2 itu karena beliau tau gimana perjuangan gue merintis bisnis kecil2an gue ini dengan modal nol hingga mulai berkembang seperti sekarang.

Sekarang nyokap bisa dengan bangganya bilang kalo gue punya usaha sendiri ke orang2 yang (masih aja kepo) nanya soal pekerjaan gue. Saat orang2 itu nanya berapa uang yang nyokap keluarin untuk modalin gue usaha, nyokap juga dengan santai akan bilang kalo beliau sama sekali ga pernah keluar uang sepeserpun untuk modalin gue usaha. Yah, walau banyak orang yang ga percaya tapi emang itu kenyataannya.

Gue ga pernah menyesal dengan keputusan gue untuk tinggal dirumah menjadi pengangguran dan merawat bokap. Gue memang ga bisa dapat uang/gaji tapi gue punya banyak waktu yang ga banyak dipunyai orang2 yang bekerja. Gue percaya ini memang jalan dari Tuhan untuk gue supaya gue bisa berbakti sama orangtua gue, terutama bokap.

Gue adalah anak kesayangan bokap, namun gue akui selama ini gue jarang meluangkan waktu untuk beliau. Semasa SMP-SMA saat bokap sudah pensiun, gue sedang asyik2nya dengan dunia remaja dan teman2. Setelah itu gue kuliah di luar kota selama 4 tahun. Begitu lulus kuliah pun gue sempat tinggal di kota lain yang juga jauh dari keluarga. Saat inilah mungkin Tuhan sedang memberikan gue kesempatan untuk mengganti banyak waktu gue yang hilang sama bokap dulu.

Walau banyak orang yang sebenarnya tahu bagaimana keadaan keluarga gue dengan kondisi bokap yang mulai sakit2an, tapi kadang mereka tutup mata. Mungkin buat mereka uang lebih penting dibanding orangtua. Bagaimana gue bisa kerja dengan tenang saat tahu bokap sakit dan sendirian dirumah?? Sekalipun keluarga gue bisa menyewa seseorang untuk merawat bokap, tapi tetap aja hati ga bakalan tenang dan pasti bokap sendiri lebih pengen diurus sama keluarga dibanding orang sewaan.

Coba deh inget2, dulu waktu kita kecil aja orangtua kita selalu panik tiap kita jatuh sakit dan selalu berusaha meluangkan waktu dengan ambil cuti di tengah2 hectic-nya pekerjaan mereka hanya untuk menemani kita yang sedang sakit. Sekarang, saat keadaannya terbalik, saat orangtua kita yang sakit, apakah kita tega lebih mementingkan karir dibanding mereka?? For me, it's absolutely NO. Sangat ga enak harus selalu merasa ketakutan kehilangan orangtua yang mulai sakit2an dan buat gue gaji berapapun ga akan bisa membayar itu semua.

Setelah bokap ga ada, gue akhirnya sadar dengan status jobless gue selama ini gue sudah belajar banyak hal. Pilihan gue untuk menjaga bokap di masa2 sakitnya ternyata ga salah. Gue bisa belajar untuk sabar ngadepin omongan dan perlakuan ga enak orang2. Belajar untuk ngeliat siapa2 aja orang2 di sekitar gue yang bener2 tulus atau cuma pura2 baik di depan gue. Belajar nerima keadaan dan ga ngeluh sesusah apapun keadaan yang gue hadapin, dan banyak hal lainnya. Karena status jobless gue itu, sekarang gue jadi punya usaha dirumah dan bisa ngasih makan oranglain dari usaha kecil gue ini. Gue bisa berubah dari anak manja yang selalu ngumpet diketek orangtua jadi orang yang mandiri juga karena status jobless gue itu dan gue ga pernah menyesal sudah mengambil keputusan itu.

Semoga aja bokap juga bisa bangga sama gue walaupun gue belum bisa ngasih apa2 sampai akhir hayat beliau. Bisa ngebanggain orangtua dengan cara gue sendiri udah lebih dari cukup untuk ngebayar semua rasa lelah dan sakit hati atas hinaan orang2 selama ini. Dan buat orang2 yang secara langsung ataupun tidak sudah memandang remeh gue selama ini, gue cuma pengen bilang, try to put yourself in my shoes and let's see, can you survive with that?

Sumber Artikel: cha2enwe.blogspot.com


Pekerjaan Tidak Sesuai Kontrak, Bagaimana Mengatasinya?


Pekerjaan tidak sesuai kontrak mungkin sering kita jumpai di lapangan. Ada banyak karyawan atau tenaga kerja yang bekerja dan proses dalam melakukan pekerjaannya itu ternyata tidak sesuai dengan kontrak kerja. Tentu saja hal ini akan merugikan karyawan karena karyawan tersebut akan bekerja tanpa adanya ketentuan yang jelas.

Kontrak yang terjalin antara tenaga kerja dengan perusahaan sebenarnya merupakan suatu hal yang penting dan tidak dapat dipandang remeh. Kontrak ini sering kali disebut dengan istilah kontrak kerja dimana di dalamnya terdapat berbagai ketentuan kerja dan lainnya. Apa yang sudah tertuang dalam kontrak ini tentunya tidak dapat dilanggar dan harus dijalankan. Sebab kontrak kerja ini merupakan kesepakatan antar dua belah pihak yaitu antara tenaga kerja dan pihak perusahaan tempatnya bekerja.

Jika kontrak kerja ini telah ditandatangani oleh karyawan maka berarti karyawan telah menyetujui berbagai ketentuan kerja yang diberikan oleh pihak perusahaan. Oleh karena itu karyawan sudah seharusnya bekerja sesuai dengan kontrak yang telah disepakati. Begitu pula sebaliknya bahwa pihak perusahaan sudah seharusnya memberikan apa yang menjadi hak karyawan sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat dan tertuang di dalam kontrak kerja. Keberadaan kontrak kerja memang penting dan hal ini bahkan menjadi acuan bagi karyawan dalam melakukan pekerjaannya.

Sumber Artikel: Jojonomic.com




10 Alasan Mengapa Digital Marketing Penting untuk Bisnis UKM


 

Kegiatan promosi menjadi penentu dalam meningkatkan angka penjualan bagi seluruh jenis usaha, baik itu berskala kecil maupun besar. Kegiatan promosi berupaya untuk menawarkan produk atau jasa dengan tujuan agar membeli atau mengkonsumsinya. 

Jika didukung dengan cara promosi yang tepat, bisnis Anda akan mampu mendatangkan hasil penjualan yang maksimal. Banyak perusahaan yang merubah cara promosinya menggunakan digital marketing, dimana promosi tersebut tentunya dilakukan secara digital. 

Hal tersebut akan sangat berguna untuk UKM agar bisnis yang dijalankan terus bertahan dan berkembang.


Pentingnya Digital Marketing untuk Bisnis UKM

Menerapkan digital marketing untuk bisnis UKM dapat memberikan dampak positif yang dapat menjangkau target pasar yang lebih luas dan tidak berpatok dengan letak geografis. 

Sehingga bisnis UKM perlu untuk bertransformasi menjadi go digital agar bisnis terus berkembang mencapai target penjualan. Berikut ini manfaat dari pentingnya menerapkan digital marketing untuk bisnis UKM.

1. Memperluas Jangkauan Pasar

Alasan pertama mengapa digital marketing penting untuk bisnis UKM adalah karena perlunya transformasi menuju go digital dalam memperluas jangkauan pasar. 

Dengan kata lain, bisnis UKM perlu memperluas usahanya agar memperoleh hasil penjualan yang maksimal. Manfaatkan seluruh platform media online untuk kegiatan pemasaran serta optimalkan seluruh media agar target pasar semakin meningkat.

2. Meningkatkan Angka Penjualan

Ketika Anda ingin memulai sebuah usaha, banyak hal yang harus dipikirkan dan juga dipertimbangkan. Tujuan usaha yang utama adalah mendapatkan keuntungan selain memberikan solusi kepada masyarakat dengan produk yang ditawarkan.

Dengan kehadiran digital marketing dalam bisnis UKM, akan membuat banyak orang mengenal bisnis Anda dengan cepat. Hal tersebut berpeluang meningkatkan angka penjualan dan mempengaruhi permintaan produk yang akan diproduksi.

3. Menghemat Biaya Promosi

Strategi pemasaran dengan menerapkan media online memang jauh lebih murah dibandingkan dengan menerapkan cara-cara konvensional dengan membuat brosur atau sebuah baliho. 

Oleh karena itu, bagi Anda pebisnis selaku bisnis UKM yang berkeinginan bisnis Anda dapat dengan cepat dikenal oleh banyak orang, strategi pemasaran dengan digital marketing adalah solusinya.

4. Menciptakan Customer Experience yang Luar Biasa

Pengalaman konsumen adalah totalitas tanggapan konsumen dalam mengkonsumsi sebuah produk. Baik itu layanan maupun strategi pemasaran yang diberikan. 

Semua hal diatas harus bisa memberikan pengalaman dan kesan yang baik. Sehingga akan menjadikan perjalanan pelanggan Anda atau customer journey menjadi lebih menyenangkan dan berkesan.

5. Mudah dalam Menganalisis Bisnis

Penerapan digital marketing untuk bisnis UKM akan memudahkan Anda untuk mendapatkan data yang akurat. Dari data yang Anda dapatkan tersebut, Anda bisa melakukan analisis yang lebih cepat dan tepat.

Sehingga Anda dapat melakukan perbaikan atau mengembangkan bisnis Anda menjadi lebih baik sesuai dengan apa yang diharapkan konsumen.

6. Melayani Customer dengan Cepat

Terkadang, konsumen mengeluh dengan pelayanan yang kurang maksimal atau lambat. Bisnis UKM dapat memanfaatkan chatbot sebagai pesan otomatis untuk membalas pesan konsumen yang masuk. 

Sehingga dengan adanya chatbot pelanggan tidak perlu mengantri lagi ketika ingin berkonsultasi atau bertanya mengenai sebuah produk yang ditawarkan. 

Chatbot dapat melayani dengan cepat sehingga sangat menghemat waktu dan tentunya akan memberikan kepuasan yang lebih bagi konsumen. 

Hal ini jelas menjadi kelebihan di mata konsumen untuk meneruskan transaksi atau tetap setia terhadap suatu bisnis. 

7. Mudah Mengenali Tren dan Pasar

Bagi Anda yang merasa kesulitan untuk mengenali tren dan pasar, menggunakan strategi digital marketing akan memudahkan Anda untuk mengenalinya. 

Semakin berkembangnya kemajuan teknologi, tren di dunia bisnis juga menjadi semakin bervariasi. Penggunaan media online dalam strategi digital marketing untuk bisnis UKM akan mudah serta cepat dalam memperoleh sebuah informasi dari beragam penjuru dunia.

8. Menjangkau Pengguna Perangkat Khususnya Smartphone

Smartphone bisa dibilang merupakan sebuah perangkat yang memungkinkan untuk melakukan komunikasi seperti menelpon atau berkirim pesan singkat.

Tidak hanya kalangan orang tertentu saja yang dapat menggunakan teknologi canggih ini, semua kalangan dapat menikmatinya dengan kelebihan yang dimiliki smartphone. 

Oleh karena itu, bagi Anda yang baru memulai bisnis, digital marketing adalah solusi yang tepat untuk bisnis Anda dapat dikenal oleh banyak orang.

9. Meminimalisir Hilangnya Target Pasar

Kehilangan target pasar adalah hal yang paling tidak diinginkan oleh semua para pelaku bisnis, hal ini adalah kecenderungan pengguna yang mulai nyaman dengan menggunakan semua kegiatan dengan digital. Mulai dari bisnis pesan makanan, transaksi sampai kebutuhan dalam berbelanja pun dilakukan secara online. 

Bila bisnis Anda tidak mampu menyesuaikan dengan kebiasaan tersebut, maka Anda harus bersiap untuk kehilangan potensi pendapatan dari para konsumen yang semakin dimanjakan dengan adanya kemudahan akses online.

10. Bisnis Berkembang Lebih Cepat

Bisnis yang sudah go digital akan mampu berkembang lebih cepat. Hal tersebut dibantu dengan cepatnya penyebaran informasi saat ini yang menjadi poin utama dalam bisnis digital. 

Dengan menggunakan berbagai platform digital secara lebih maksimal, maka jumlah audiens yang mampu mengenali produk Anda pasti akan lebih banyak. Sehingga, potensi penjualan pun akan semakin besar.


Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Digital Marketing?


Strategi Digital Marketing untuk Bisnis UKM

1. Promosi Lewat Social Media

Bagi pelaku bisnis, Anda akan diuntungkan ketika Anda menggunakan strategi pemasaran digital untuk bisnis. Karena, media sosial bisa dengan mudah untuk menarik minat masyarakat terhadap produk atau jasa yang Anda jual. 

Hampir seluruh orang di dunia ini menggunakan media sosial untuk menemukan sebuah informasi atau berbagi informasi kepada sesama. Hal tersebut jika diterapkan pada dunia bisnis adalah pilihan yang tepat, karena kemampuan media sosial dapat membangun dan menarik minat masyarakat.


2. Bekerjasama dengan Influencer

Strategi pemasaran dengan menyewa jasa influencer adalah salah satu tren paling populer di era digital. Influencer memiliki pengaruh kuat dalam pemasaran, tentu juga didukung kreativitas mempromosikan suatu produk/jasa.

Influencer adalah seseorang yang memiliki pendapat atau suara yang merupakan kekuatan mereka untuk menyampaikan sesuatu. Influencer dinilai dari jumlah pengaruh yang diciptakan untuk pengikut.

3. Memanfaatkan Marketplace

Marketplace merupakan sebuah platform dimana Anda akan mendapatkan fasilitas jual beli dengan berbagai macam toko. 

Umumnya, jika dilihat dari kasat mata marketplace sendiri memiliki konsep yang sama dengan pasar tradisional secara nyata. Hanya saja, keberadaan marketplace ini sendiri dilakukan secara online.

4. Menggunakan Google MyBusiness

Google MyBusiness adalah tools yang dikeluarkan oleh google untuk memudahkan konsumen menemukan informasi sebuah bisnis. 

Beberapa informasi yang akan ditampilkan tools ini mencakup, nama bisnis, alamat/lokasi usaha, alamat email, jam operasional, nomor telepon perusahaan, website, maupun foto.

5. Beriklan di Platform Digital

Strategi iklan adalah sebuah pendekatan untuk memberikan informasi untuk mendapatkan jangkauan luas pada suatu target audiens terhadap suatu produk.


Strategi iklan pada suatu platform digital memainkan peran penting bagi keberhasilan aktivitas pemasaran. Cara beriklan di platform digital harus sesuai dengan strategi agar mendapatkan hasil yang optimal.

Tips Memanfaatkan Digital Marketing untuk Bisnis UKM

1. Kenali Pelanggan Anda dengan Baik

Konsumen merupakan salah satu aset paling berharga bagi pelaku usaha karena merupakan faktor pendukung berkembangnya suatu usaha. 


Sehingga Anda perlu mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen, ketahui perilakunya serta data konsumen seperti email dan nomor handphone yang akan memudahkan Anda untuk memberikan informasi terkait bisnis dengan lebih mudah.


Konsumen juga berperan dalam menumbuhkan usaha dengan merekomendasikan bisnis kepada teman atau lingkungan mereka, sehingga jaringan dan jangkauannya akan semakin luas lagi.


2. Membangun Brand

Branding menjadi hal terpenting dalam kegiatan pemasaran. Ini merupakan kemampuan konsumen dalam mengenali dan mengingat suatu merek, produk atau jasa. Karena, konsumen cenderung membeli produk yang berasal dari merek yang dikenalnya.


3. Lakukan Promosi Secara Rutin

Promosi merupakan salah satu dari strategi pemasaran. Promosi penjualan proses memberikan informasi, memberi pengaruh, dan mengingatkan target pasar akan jasa atau produk agar bisa diterima dan dibeli oleh pasar. 


Lakukanlah promosi secara rutin karena dengan promosilah penjualan akan terjadi dengan cara-cara yang kreatif sehingga para konsumen tidak merasa bosan.


4. Peka Terhadap Perubahan Tren

Jika Anda baru memulai suatu bisnis, Anda tentu ingin mengetahui dan mempelajari tren yang selalu dinamis untuk menemukan produk yang tepat. Kehadiran tren sering menarik perhatian masyarakat. 


Karena itu, para pelaku bisnis perlu mengikuti tren yang berkembang agar produknya tidak ketinggalan zaman.


5. Memaksimalkan Berbagai Platform Digital

Media sosial tempat yang tepat memasarkan melalui aktivitas online. Pengguna berlomba-lomba melakukan promosi, memperkenalkan produk, membangun jaringan dengan pelanggan demi tercapainya brand yang lebih baik. Kegiatan inilah yang meningkatkan brand pada pengguna media sosial.

Penutup

Menerapkan digital marketing pada bisnis UKM membantu cepatnya penyebaran informasi yang menjadi poin utama sehingga bisnis UKM akan mampu berkembang lebih cepat.

Dengan menggunakan berbagai platform digital secara lebih maksimal, maka jumlah audiens yang mampu mengenali produk Anda pasti akan lebih banyak. Sehingga, potensi penjualan pun akan semakin besar.

Sumber Artikel: https://sasanadigital.com/alasan-pentingnya-digital-marketing-untuk-bisnis-ukm/