Back to top

Hot Info

Pengguna Facebook banyak tidak sadar kena "Hack", begini cara mengeceknya

Hot Info

Lacak Keberadaan Smartphone Android dari Perangkat Lain

Web Development

Perbedaan Web Developer, Web Design dan Webmaster

IT & Technology

Review Ultrabook Asus Zenbook Prime UX31A

IT & Technology

Rendahnya gaji tenaga kerja IT di Indonesia

Lifestyle

Jalan-jalan ala Backpacker

Strategi e-Commerce Bertahan dari Badai PHK, Tak Bisa Cuma Andalkan Diskon


Bisnis e-commerce menghadapi tantangan besar bagaimana merancang strategi yang tepat agar bisnis terus tumbuh dan berkembang. Sebagian besar pelaku bisnis gencar menggelar diskon besar-besaran untuk menarik pelanggan.

Strategi pemasaran ini memang efektif dalam meningkatkan volume transaksi, tapi mengorbankan margin, bahkan kadang harus merugi, ini yang menjadi bumerang.

Dalam bisnis e-commerce, loyalitas pelanggan terhadap platform agaknya tak cukup kuat. Pelanggan cenderung berburu toko online yang memberi diskon paling menguntungkan.

Alih-alih mendongkrak kinerja, strategi obral diskon malah bisa membuat kinerja semakin rontok dan perusahaan terpaksa mengambil langkah efisiensi agar bisa tetap bertahan.

Blibli, salah satu e-commerce yang terafiliasi dengan Grup Djarum ini lebih fokus pada pelayanan untuk membuat pelanggan lebih nyaman dan aman bertransaksi. Misalnya, layanan berupa seleksi ketat mitra penjual untuk memastikan produknya berkualitas. Blibli menjamin tak mengambil langkah PHK kepada karyawan.

"Tak pernah ada pemutusan hubungan kerja yang terkait efisiensi, jika dibandingkan dengan gelombang PHK di perusahaan teknologi sejak pandemi hingga saat ini," kata Senior Vice President dan Head of Business Development Blibli, Yohanes Lukiman dalam keterangannya, Jumat (8/7/2022).

Ini disampaikan Yohanes pada acara HKSAR (Hong Kong Special Administrative Region) 25thAnniversary Business Conference: "Resilience and Vibrancy: Hong Kong, Indonesia, and the ASEAN", Jumat (24/6/2022) lalu.

Dengan beberapa strategi mengelola pelanggan dan mitra secara efektif, kinerja Blibli tetap bertahan melewati satu dekade dalam berbisnis. Saat ini, Blibli telah menjalin sinergi dengan Tiket.com dan PT Supra Boga Lestari (SBL), perusahaan yang mengelola jaringan toko bahan pangan segar kelas atas Ranch Market, The Gourmet, dan Farmers Market.

SBL yang diakuisisi tahun lalu telah menjadikan Blibli sebagai e-commerce dengan jaringan toko bahan pangan segar terbesar di Indonesia. SBL kini mengelola 56 gerai supermarket Ranch Market, Farmers Market, dan The Gourmet.

Sinergi Blibli dengan Tiket.com dan SBL akan memperkuat ekosistem bisnis dan pengembangan perusahaan. Blibli dapat membangun ekosistem omnichannel, satu strategi bisnis e-commerce yang kini sedang diterapkan Amazon dan Walmart.

Ini semua bakal semakin meningkatkan layanan ke pelanggan dan para mitra Blibli lebih maksimal. "Kami yakin bahwa laba dan rugi (P&L) kami merupakan yang paling sehat di dunia e-commerce Indonesia," kata Yohanes.

Sumber Artikel: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-6168350/strategi-e-commerce-bertahan-dari-badai-phk-tak-bisa-cuma-andalkan-diskon


Apa itu A/B Testing




Seorang marketer perlu mengetahui bagaimana produk marketingnya diterima oleh pelanggan. Nah, A/B testing adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengetahuinya.

Ingin tahu lebih lanjut tentang A/B testing?

Dalam menentukan sebuah produk dan strategi marketing, kamu tidak bisa sepenuhnya menggantungkan diri pada timmu saja.
Bisa saja kalian merasa strategi itu sudah sesuai. Padahal, pelanggan melihat banyak kekurangan dari strategi tersebut.
Oleh karena itu, kamu perlu melihat dari sudut pandang pelanggan juga. Nah, di situlah peran A/B testing.
Apa itu A/B testing?
Dilansir dari Neil Patel, A/B testing adalah metode terbaik yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui strategi promosi dan pemasaran online terbaik dari bisnismu.
Adapun menurut Harvard Business Review, A/B testing adalah cara untuk membandingkan dua versi dari suatu hal demi mengetahui mana yang bekerja lebih baik.
Biasanya, eksperimen yang satu ini dilakukan dengan menguji dua hal berbeda pada dua kelompok. Jadi, kamu bisa melihat strategi seperti apa yang lebih disukai oleh pelanggan.
Apa saja yang bisa dibandingkan dalam A/B testing? Banyak. Semua hal yang terkait dengan strategi promosi dan pemasaran online bisa dilakukan menggunakan eksperimen yang satu ini.

Sebagai contoh, kamu sedang membuat landing page untuk situs perusahaan. Kemudian, kamu ingin membandingkan dua warna button yang berbeda.
Kamu bisa membuat satu landing page dengan button “Subscribe now!” berwarna biru dan satunya berwarna putih. Kemudian, kamu bandingkan landing page mana yang lebih banyak mendorong orang untuk men-subscribe newsletter situsmu.

Umumnya A/B testing hanya dilakukan dengan membandingkan satu hingga dua hal minor dalam sebuah strategi pemasaran online.

Jika membandingkan dua hal yang terlalu berbeda, kamu justru tidak bisa melihat mana bagian yang paling berpengaruh bagi keputusan pelanggan.
Setelah mengetahui hasil A/B testing, kamu bisa mengumpulkan data tersebut dan menjadikannya sebagai landasanmu membuat landing page yang sesuai.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa A/B testing adalah sesuatu yang berhubungan erat dengan data, seperti dikutip dari Unbounce.

Pekerjaan di Masa Sulit, Bertahan atau Pindah Kerja?

 


"Jika benar-benar tidak merasa bahagia dengan pekerjaan, Anda perlu pindah kerja" 

Fakta kesulitan yang dihadapi oleh tenaga kerja, para karyawan di hampir seluruh dunia menjadi kenyataan yang tidak terbantahkan lagi. Seakan bencana yang tidak terduga karena datangnya begitu mendadak.

Fakta juga menjelaskan ketidaksiapan siapapun untuk menghadapi badai masalah dunia kerja yang membuat siapapun kehabisan nafas seketika. 

Tidak saja karena deraan penyebaran virus corona yang seakan menghentikan semua kegiatan ekonomi dan bisnis sedemikian kacaunya sebagai konsekuensi dari social distancing maupun penerapan PSBB atau semacam lockdown.

Antara percaya dan tidak yakin, seakan semua orang dicabut dari akarnya dan kehilangan pekerjaan seketika yang selama ini menjadi penopang kehidupan. 

Kalaupun masih berada dalam pekerjaan, tetapi situasinya tidak lagi seperti biasa, kegiatan operasi perusahaan direduksi, bahkan banyak yang harus ditutup baik sementara maupun permanen.

Angka pengagguran seakan menjadi deret ukur naiknya setiap hari, bersamaan dengan pandemi Covid-19 yang terus menyebar ke mana-mana, dan nyaris tidak ada lagi negara yang bebas dari wabah virus corona ini.

Minggu ini saja dikabarkan tingkat pengangguran dan PHK di AS berada pada 33 jutaan orang, di China sendiri sudah mencapai angka 80 jutaan, angka 60 juta di negara-negara Eropa. Dan tentu saja di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya angka itu terus meningkat tajam.

Tentu saja tidak semua karyawan mengalami nasib yang sama, tetapi sebagian besar karyawan di perusahaan yang terdampak Covid-19 kisahnya menjadi lain. 

Ada ketidakpastian yang sangat mengganggu, ke mana harus menentukan langkah. Bertahan di dalam pekerjaan sekarang yang penuh ketidakpastian, atau lebih baik keluar dan mencari peluang baru.

Ini menjadi tantangan yang tidak mudah pada masa sulit seperti saat ini. Ketidakjelasan kapan akan berakhirnya pandemi virus corona ini, menjadi titik balik untuk seseorang karyawan harus membuat keputusan strategis bagi masa depannnya.

Jangan Panik, Anda Tidak Sendiri

Saat sulit seperti ini tidak boleh salah dalam mengelolanya, kalau tidak situasi akan semakin berat dan bisa menyentuh waktu yang lama. Artinya, siapapun harus menyadari bahwa dampak pandemi Covid-19 tidak memilih orang tertentu, usaha tertentu atau kelompok tertentu.

Anda tidak sendirian mengalami hantaman virus yang penuh misterius ini. Dan karena itu tidak ada alasan bagi siapapun untuk menjadi panik, putus asa apalagi hendak "mengakhiri hidupnya" hanya gara-gara terganggu maupun kehilangan pekerjaan sementara. Sebab, banyak orang yang mengalami situasi sulit ini, dan kehidupan pribadi dan keluarga menjadi terganggu.

Membangun ketenangan dan sikap pikri pisitif menjadi dasar yang kokoh untuk mempu mengelola kesulitan yang dihadapi. Dan akan mudah mendapatkan inspirasi dan jalan keluar yang terbaik untuk merancang masa depan yang lebih baik. Dengan lain kata, saatnya memiliki visi yang bersih, jernih dan jelas.

Sebab, sesungguhnya d ibalik kesulitan dan krisis terdapat peluang dan prospek yang jauh lebih besar dan dahsyat ketimbang yang ada di masa lalu maupun sekarang. 

Ibarat sebuah koin dengan dua sisi yang tidak terpisahkan. Di satu sisi ada krisis tetapi di sisi sebaliknya ada peluang. Karena tanpa krisis tidak ada peluang.

Begitulah mindset yang harus dimiliki oleh setiap orang saat ini agar mampu menghadapi, mengelola dan melalui situasi situasi untuk memasuki situasi baru, yang saat ini popular dengan istilah "new normal".

Bertahan atau Pindah Pekerjaan

Dampak wabah virus corona ini sangat terasa dalam bidang ekonomi dan dunia usaha serta industri. Sebagai akibat dari WFH mempengaruhi langsung dinamika ekonomi dan bisnis, baik secara global, maupun secara nasional di setiap negara.

WFH mempengaruhi pola perilaku ekonomi dan bisnis. Ada yang bedampak langsung dan lebih banyak yang dampaknya tidak secara langsung. Sebagai sebuah mata rantai, maka sistem ekonomi dan bisnis menjadi porak poranda.

Lihat misanya dunia dan industri parawita yang merupakan salah satu sektor utama yang mengalami dahsyatnya wabah Covid-19 ini. Ketika nyaris hampir semua negara melakukan "lockdown", pariwisata menjadi dunia "hantu blau", tiba-tiba hilang begitu saja. Karena tidak ada orang yang bepergian lagi, sedemikian rupa sehingga semua jaringan bisnis tentang pariwisata menjadi "tiarap" tanpa ampun.

Bukan saja bisnis transportasi yang hancur, mulai dari penerbangan, hingga tukang ojek, bisnis kuliner dan souvernir juga seakan "menguap begitu saja", hingga sektor UMKM yang babak belur. Ini sekadar menyebutkan beberapa sebagai contoh, sebab contoh lainnya begitu banyak.

Bagi karyawan tersedia dua pilihan ekstrim, yaitu bertahan atau pindah pekerjaan?

Mungkin saja ada pilihan lain, tetapi keputusan ekstrim itu akan menjadi penentu masa depan karir dari setiap orang saat ini. Sangat mungkin perbedaaan keputusan karena kemampuan membaca perubahan masa depan yang akan datang, disertai dengan tingkat keberanian mengambil risiko.

Seorang pakar dan dan penulis buku tentang "Strategi Karir" bernama Jenny Blake dalam buku terbarunya "Gethired" menandakan agar setiap orang harus mengevaluasi keinginan dan kemampuan keuangan mereka untuk mencoba melakukan perubahan, terutama aselama masa sulit saat ini. Artinya, harus mampu mengecek preferensi dan kekuatan untuk mengenali bidang baru yang akan dimasuki dan memiliki prospek yang bagus.

Untuk mampu mengambil keputusan strategis demi masa depan karir yang cemerlang, terdapat 3 pertanyaan kunci sebagai panduan Anda, yaitu:

Haruskah pindah pekerjaan?

Bidang pekerjaan mana yang akan dipilih?

Bagaimana memasuki bidang pekerjaan baru?

Haruskah Pindah Pekerjaan?

Sadari dengan sungguh-sungguh, bahwa ini sebuah perjuangan untuk melakukan perubahan serius dalam kehidupan masa depan Anda.

Dan oleh karena itu, paling tidak ada 3 faktor penuntun yang perlu dipertimbangkan. Faktor pertama, tingkat toleransi risiko yang mampu diambil, yaitu suka atau tidak senang dengan ketidakpastian dalam diri pribadi Anda. 

Kedua,  seberapa kuat landasan keuangan yang dimiliki, sebab ini sangat berisiko ketika bantalan keuangan tidak memadai. Ketiga, apapun hambatan yang dihadapi, seberapa keinginan Anda untuk tetap pindah pekerjaan ke tempat yang baru.

Ketiga faktor di atas, dapat disederhanakan dengan mengatakan bahwa seseorang yang tidak menyukai perubahan dan tidak memiliki sumber daya keuangan untuk bertahan dalam pencarian kerja yang berkepanjangan mungkin ingin mempertimbangkan kembali untuk pindah, dan merasa lebih nyaman dan aman di tempat sekarang.

Sebaliknya, bila ada seseorang dalam situasi itu yang memiliki keinginan yang sangat kuat untuk pindah ke bidang tertentu yang baru, mungkin masih memutuskan untuk mencoba dan melakukan lompatan.

Bidang Pekerjaan Apa yang Dipilih?

Memutuskan untuk pindah pekerjaan menjadi dasar untuk menentukan masa depan yang diyakini jauh lebih baik dari pekerjaan yang dimiliki sekarang ini. Tetapi, pertanyaannya adalah bidang pekerjaan mana yang harus Anda pilih?

Sebuah pertanyaan yang sederhana tetapi tentu saja tidak mudah memberikan jawaban. Dibutuhkan perenungan, pergumulan dan perencanaan yang akurat agar langkah kedepannya menjadi lebih mantab dan tegas. Paling tidak mengenali dengan akurat kekuatan dan kemampuan serta keahlian apa yang dimiliki dan akan dikembangkan kedepan.

Mengenali kekuatan sendiri, gampang-gampang susah. Tidak selalu harus yang besar-besar, sebab bisa saja hal-hal yang kelihatan kecil, tetapi sesungguhnya itu adalah indikasi kekuatan dan kemampuan yang Anda miliki. 



Sebagai contoh sederhana, hal-hal kecil apa yang pernah Anda lakukan dan mendapatkan pujian tulus dari orang lain? Inilah sebagai indikator darimana, orang cenderung mengungkap bakat dan bakat alami mereka.

Mengenali bakat tidak cukup, tetapi dalami lebih tulus lagi dengan mengeali siapa yang ingin Anda layani dengan kekuatan dan bakat yang dimiliki. 

Apakah hanya sekadar kepedulian Anda pada lingkungan sekitar keluarga dan kenalan saja? Atau ada hasrat tinggi untuk menolong sesama lain dengan bakat yang dimiliki.

Awas, inilah sesungguhnya sumber motivasi yang Anda miliki untuk mempertontonkan passion yang dimiliki di dalam dunia pasar tenaga kerja. Kata kuncinya adalah "minat dan minat Anda", bukan yang lain. Di dalam minat Anda sebagai cerminan kekuatan dan bakat yang dimiliki.

Bagaimana Memasuki Bidang Pekerjaan Baru?

Pertanyaan yang ketiga ini menjadi bagian terpenting tetapi juga tersulit. Sebab dua pertanyaan pertama, bisa saja disiapkan dan dibangun dengan keren, tetapi bila bagian terakhir ini tidak bisa dikerjakan, maka sama saja tidak ada gunanya.

Bisa sulit tetapi bisa juga sangat mudah untuk mengeksekusinya. Hambatan terbesar biasanya, ada di dalam diri seseorang. Dan karennya hambatan itu harus dikenali dengan baik untuk bisa diatasi.

Masa sekarang dan beberapa dekade ke depan, kunci mencari dan memasuki bidang pekerjaan yang baru terletak pada satu kata kunci, yaitu networking atau jaringan, atau jejaring. 

Anda haru memiliki jaringan yang sesuai dengan bidang Anda minati dan masuki. Tanpa jaringan, sama saja Anda sedang berada di padang gurun yang luas tiada batas sendirian. Anda bisa tenggelam dan mati sendiri dalam padang gurun yang tandus itu. Di sana tidak ada kehidupan.

Cari dan masuki jaringan, di mana di sana sudah banyak orang yang sedang berkoneksiria sepanjang waktu, dan bertukar informasi tentang apa saja yang menjadi minat, dan passion bersama. 

Sangat mungkin, minat sama, atau sebagian sama dan sebagi sama dengan orang lain. Dan karenanya menjadi semua jejaring kayak laba-laba memiliki jarring. Anda akan hidup dalam jaringan itu, dan berkembang serta bertumbuh di dalam networking yang akan berkembang dari waktu ke waktu.

Di dalam jaringan akan tersedia begitu banyak informasi tentang bidang ketrampilan dan minat yang disesuaikan dengan setiap orang. Bahkan sangat mungkin bakat yang dimiliki akan menjadi pintu untuk mengisi kekosongan di suatu jaringan yang dimasuki.

Ada dua kata kunci apabila Anda memutuskan untuk mengejar perubahan karier, Anda harus memvisualisasikan jenis kesuksesan yang diinginkan. Artinya, seperti apa kesuksesan yang diberikan pada keadaan saat ini, dan seperti apa kesuksesan dalam mimpi terliar yang dimiliki oleh Anda sendiri? Yakinilah dua kata kunci ini akan memberikan sebuah ruang energi yang tak terbatas bagi Anda.

Ini artinya pula bahwa tujuan akhir yang diinginkan akan menjadi instrumen kunci mengantar seseorang terus melakukan segala sesuatu dengan penuh semangat dari hari ke hari hingga sampai kepada tujuan yang diimpikan. Tujuan akan menjamin Anda berada di jalur "kereta api" yang benari!

Pada tataran tertentu, bidang pilihan yang diambil tidak selalu menjadi pakar di bidang itu, tetapi Anda memiliki skill dan kemampuan lain yang mampu ditransfer pada bidang baru pilihan Anda. Sebutkan saja misalnya kemampuan kepemimpinan dan atau kemampuan manajerial.

Jadi, jangan pernah ragu untuk menetapkan pilihan Anda untuk bertahan atau pindah pekerjaan!

Sumber Artikel: https://kampungpasarmodal.com/article/detail/330/pekerjaan-di-masa-sulit-bertahan-atau-pindah-kerja



Menelusuri Jejak E30, BMW Seri 3 yang Ngetop Karena Film "Catatan Si Boy"




Bagi Anda yang pernah melewati era tahun 80-an, Anda mungkin pernah merasakan zaman di mana  E30 BMW Seri 3 begitu digandrungi. Di Indonesia, fenomena demam otomotif buatan Jerman tersebut terjadi bukan tanpa alasan. Generasi yang pernah tumbuh dan besar di tahun 80-an pastinya tahu dengan film Catatan Si Boy yang sempat hits di masanya.

Berkisah tentang anak orang kaya, Boy yang dibintangi oleh Onky Alexander kerap berkendara dengan mobil kesayangannya yang berasal dari tipe ini. Sejak saat itu, E30 BMW Seri 3 tersebut bak sebuah identitas baru bagi anak muda gedongan terutama di kota-kota besar. Pesonanya saat melewati jalanan mampu menyita perhatian banyak orang yang begitu mengidamkannya.

Terlepas dari film yang membesarkan namanya di Indonesia, E30 BMW Seri 3 boleh dibilang sebagai salah satu sedan paling sukses yang pernah diluncurkan oleh produsen asal Negeri Bavarian tersebut. Kemunculannya bahkan disebut-sebut sebagai pesaing dari Mercedes Benz 190E atau yang akrab dikenal dengan “Baby Benz”. Diproduksi pada tahun 1982 hingga 1984, sedan kelas entry-level ini begitu meledak di pasaran dengan penjualan lebih dari 2,3 juta unit di seluruh dunia.

Pada awal kemunculannya mobil ini memiliki wujud bodi yang berbeda-beda. Sebelumnya, model dua pintu (coupe) merupakan wujud dari bodi pertamanya. Model coupe disadur karena E30 BMW Seri 3 pada mulanya memang dimaksudkan sebagai penerus dari E21 yang diproduksi pada tahun 1975 hingga 1983.

Selang satu tahun kemudian, BMW mulai memperkenalkan jenis sedan dengan empat pintu. Setelahnya, E30 muncul dengan versi atap yang bisa dilipat atau convertible pada tahun 1985. Menyusul versi estate (touring) pada tahun 1987 yang khas karena bagian ekor atapnya terlihat menyatu dengan bagasi.

Pada tahun 1987, BMW mengeluarkan sentuhan pembaharuan jenis ini melaui Major Facelift E30. Penyegaran ini membuatnya disebut sebagai Seri 2. Tak terlalu berbeda dengan model sebelumnya, meski begitu beberapa bagian terlihat mengalami perubahan. Salah satunya adalah mesin M10 4-silinder yang diganti menjadi M40. Penipisan pada bumper depan, serta peniadaan aksen chrome membuatnya memiliki eksterior yang tampak anyar.

Selain itu, Major Facelift E30 BMW Seri 3 sudah menganut model proyektor pada bagian lampu utamanya sehingga membuat pantulan cahaya dari lampu bohlam dapat menyorot dengan lebih fokus. Terdapat pula fitur fog lamp untuk membantu pengendara menyusuri jalanan berkabut. Fog lamp tidak hanya sebatas berfungsi sebagai penerang kabut saja, tetapi juga dapat menambah ketajaman visibilitas bila dipakai berkendara malam hari.

Mengulas kembali keterkaitannya dengan film Catatan si Boy. Euforianya boleh dibilang hampir bersamaan saat mobil tersebut masuk ke Indonesia. Mempergunakan BMW 318i E30 hijau miliknya, Boy kerap memperagakan sejumlah adegan aksi maneuver seperti menukik.

Tak bisa dipungkiri, melalui peran film inilah penjualannya begitu meroket di Indonesia. Tak hanya itu, sedan ini juga berhasil mengukuhkan keberadaannya sebagai kendaraan yang memiliki kemampun khusus sport.

Performanya yang mengesankan tidaklah mengherankan mengingat mobil rancangan Claus Luthe ini memang diciptakan dengan konsep ultimate driving machine. Kalimat tersebut mengacu pada mesinnya yang memang dibuat sedemikian rupa agar begitu bertenaga saat dipacu. Akrab dikenal sebagai M40, hingga saat ini keberadaannya masih menggoda banyak orang untuk meminangnya.

Dengan kapasitas mesin 1.800 cc, mesin 4 silinder dan 8 katup, M40 memang dikenal memiliki mesin yang sangat bandel di zamannya. Kendaraan roda empat ini mampu melaju dengan tenaga maksimal 150Hp @5.800 RPM dan torsi 145 Nm @4,500 RPM. Mobil ini bahkan dilengkapi dengan bahan bakar jenis injeksi yang membuatnya lebih irit.

Tampilannya juga terbilang sangat sporty jika dilihat dari dimensinya yang cocok untuk melesat di jalanan. Mobil ini juga khas dengan 4 buah mata lampu dan grille khas BMW pada bagian depannya.

Saking tinggi peminatnya, untuk mendapatkan mobil ini dalam kondisi bagus bukanlah perkara mudah. Bukan hanya orang biasa yang sulit mendapatkannya, bahkan sekelas rumah produksi juga sulit untuk mendapatkannya. Pada tahun 2011 lalu, nostalgia Catatan si Boy kembali dibangkitkan dengan judul Catatan (Harian) si Boy. Demi memenuhi tuntutan kesempurnaan jalan cerita, pihak produksi mengupayakan berbagai cara untuk menemukan mobil legendaris tersebut.

Namun disebabkan sulit untuk menemukannya dalam kondisi prima, tercetus ide untuk mengakalinya dengan modifikasi tumpang tindih. Hal tersebut dilakukan dengan menggabungkan beberapa bagian dari tiga jenis BMW 318i, sehingga lahirlah mobil baru yang sangat mirip dengan milik Boy di tahun 1987.

Namun dibalik kelebihannya, E30 BMW Seri 3 ini juga memiliki sejumlah kekurangan, seperti rendahnya ground clearance sehingga rawan berbenturan saat menemui jalan berlubang. Akan tetapi, kekurangan tersebut tidaklah fatal karena masih dapat disiasati dengan sejumlah pembenahan di beberapa bagian. Selain itu, ukuran kabin yang kurang leluasa adalah salah satu hal yang paling disayangkan oleh para peminat mobil ini.

Tak hanya Catatan si Boy, jejak kesuksesan BMW E30 bahkan bisa terlihat dari film-film yang diproduksi sudahannya, seperti film Cradle of Fear (2001), Acid Factory (2009), dan Death Hunter (2010). Andre Taulany merupakan salah satu ARTIS Tanah Air yang pernah ikut memburu mobil ini sebagai koleksi.

Sumber Artikel: mobilretroklasik.com